“Saya mengikuti Jambore Nasional tingkat Penggalang pada tahun 2022 di bumi perkemahan Cibubur dan Raimuna Nasional Tingkat Penegak pada tahun 2023 di tempat yang sama tepatnya 14 sampai dengan 21 Agustus,” terangnya.
Alfridho Deskyawan Alfatih menambahkan bahwa peserta dalam proses seleksi nominasi ini harus memenuhi dua syarat, yaitu online dan offline.
“Kami harus memenuhi kedua persyaratan itu, untuk tahap seleksi online yaitu melakukan scanning berkas kelengkapan kami dalam bentuk google form dan berkas aslinya harus dikirim melalui via post ke Dispora Kaltim,” ungkapnya.
Pria yang hobi memancing ini berharap dapat menginspirasi anak-anak pramuka lainnya untuk semangat menekuni dan meningkatkan kegiatan serupa di Kalimantan Timur di masa depan.
Selain itu, Alfridho juga memiliki harapan untuk dapat dibangunnya fasilitas perkemahan yang memenuhi standar internasional, sesuai pesan dari Hadi Mulyadi pada tahun 2022 saat beliau masih menjabat Wakil Gubernur.
“Kita tahu Ibu Kota Negara (IKN) telah dibuka, dan saya sebelum menghadiri Jambore itu kami mendapat amanat dari bapak Hadi Mulyadi menyampaikan bahwa Kaltim siap membangun bumi perkemahan yang mencakup skala internasional, ditambah lagi dengan hadirnya IKN semakin menambah peluang itu,” tuturnya.
Alfridho Deskyawan Alfatih saat ini masih duduk di bangku kelas 12 di SMA Swasta Yayasan Pendidikan Dahana Patra atau disebut juga SMA Vidatra. (adv)
